-
Mata kuliah Bahasa Indonesia mengajarkan hal-hal yang berkenaan dengan ilmu kebahasaan. Ruang lingkup keilmuannya akan bermanfaat bagi mahasiswa karena akan memudahkan ketika menyajikan tulisannya dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar termasuk di dalamnya unsur-unsur penulisan kata, kalimat, paragraf, tanda baca, unsur serapan, dan tata tulis lainnya. Hasil karya tulis tersebut biasanya juga akan disampaikan dalam forum ilmiah untuk dianalisis dan ditanggapi oleh audiens. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya harus terampil menulis tetapi juga diharapkan memiliki keterampilan berbicara sehingga substansi tulisan dapat disampaikan dengan lebih baik tanpa adanya kesalahan persepsi. Pada dasarnya mahasiswa dipandang sudah terampil berbahasa karena secara kuantitas telah mendapatkan berbagai pelatihan keterampilan berbahasa yang diajarkan secara formal dan informal. Dalam proses komunikasi dengan keluarga pun mahasiswa umumnya juga menggunakan bahasa sebagai pengantarnya. Jadi, idealnya mahasiswa sudah menguasai keterampilan berbahasa karena telah mempelajarinya dari tingkatan sederhana hingga kompleks, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan pada setiap jenjang pendidikan. Penulis berharap buku ini dapat menjadi bahan ajar pendamping pada perkuliahan Bahasa Indonesia sehingga mahasiswa tidak hanya memahami dan menguasai unsur-unsur kebahasaan, tetapi juga memiliki keterampilan berbahasa produktif. Keterampilan berbahasa produktif terdiri atas berbicara dan menulis. Kedua keterampilan tersebut selalu diimplementasikan pada setiap aktivitas perkuliahan. Oleh karena itu, keduanya harus dipelajari karena memberikan dukungan pada kegiatan perkuliahan mata kuliah lainnya. Merunut fungsinya sebagai buku ajar suplemen mata kuliah Bahasa Indonesia maka buku ini diperuntukkan bagi semua mahasiswa berbagai jurusan yang ingin memperkaya khazanah keilmuan dan meningkatkan keterampilan khususnya berbahasa produktif. -
Secara garis besar buku ini merupakan hasil pemikiran dan kajian mendalam mengenai pentingnya kesadaran hukum terhadap hak cipta bagi pelaku industri kreatif khususnya di bidang kerajinan tenun di Indonesia, yang dikaji tidak hanya dari sudut pandang Undang-Undang Hak Cipta, tetapi juga Hukum Ekonomi Syariah. Buku ini terdiri dari tujuh bab dan masing-masing bab meliputi beberapa sub bab. Pada bab pertama berisi paparan pendahuluan yang menghantarkan untuk memahami bab-bab pada buku ini. Bab kedua berisi penjelasan mengenai kesadaran hukum masyarakat yang selanjutnya dijabarkan melalui sub bab antara lain konsep kesadaran, definisi hukum, relasi hukum dan masyarakat, konsep kesadaran hukum masyarakat, indikator kesadaran hukum masyarakat dan kesadaran hukum sebagai manifestasi kepatuhan hukum masyarakat. Bab ketiga berisi penjelasan tentang regulasi hak cipta yang selanjutnya diuraikan lebih lanjut dalam sub bab antara lain definisi hak cipta, historikal pengaturan hak cipta di Indonesia dan objek ciptaan menurut Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014. Bab keempat berisi penjelasan tentang Hukum Ekonomi Syariah yang selanjutnya dipaparkan lebih detail dalam sub bab yaitu konsep Hukum Ekonomi Syariah, sumber Hukum Ekonomi Syariah, asas dan prinsip Hukum Ekonomi Syariah, dan kajian yang relevan. Bab kelima berisi penjelasan mengenai kerajinan tenun sebagai industri kreatif yang selanjutnya akan diuraikan lebih lanjut dalam sub bab antara lain definisi industri kreatif, definisi kerajinan, definisi tenun, pengrajin tenun dan ragam jenis kain tenun. Bab keenam berisi penjelasan mengenai kerajinan tenun ikat troso yang akan diuraikan lebih detail pada sub bab antara lain historikal tenun ikat troso, tenun ikat troso sebagai potensi desa dan atraksi tenun sebagai wisata Desa Troso. Bab ketujuh berisi penjelasan mengenai dimensi kesadaran hukum pelaku industri kreatif yang selanjutnya diuraikan dan dikaji secara mendalam pada sub bab antara lain hak cipta menurut pelaku industri kreatif, rekonstruksi kesadaran hukum: solusi melindungi karya cipta pelaku industri kreatif (pengrajin tenun troso), dan kesadaran hukum pelaku industri kreatif terhadap hak cipta: sebuah telaah Undang-Undang Hak Cipta dan Hukum Ekonomi Syariah. -
Buku ini berfokus pada tiga tema sentral; ASEAN, Poros Maritim Dunia, dan krisis kemanusiaan etnis Rohingya di Myanmar. Ada alasan tersendiri mengapa penulis membahas tiga hal tersebut. Pertama, ASEAN merupakan sokoguru politik luar negeri Indonesia. Komitmen terhadap ASEAN sudah menjadi keharusan bagi setiap pemimpin. Di era kepemimpinan Presiden Jokowi, komitmen ini mula-mula tidak muncul lantaran kuatnya corak pragmatis kebijakan luar negeri Jokowi. Namun di periode kedua pemerintahannya, Jokowi mulai menganggap ASEAN penting sehingga peran kepemimpinan regional Indonesia kembali pulih. Kedua, gagasan Poros Maritim Dunia penting dibahas karena doktrin ini menjadi ujung tombak strategi besar kebijakan luar negeri Jokowi, khususnya di periode pertama. Gagasan ini canggih, visioner namun aplikatif. Artinya, Poros Maritim Dunia bukan sekadar jargon. Ironisnya, gagasan ini lenyap begitu saja ketika Jokowi memerintah Indonesia untuk kedua kalinya. Hal ini menuntut penjelasan. Ketiga, isu Rohingya menarik dikaji karena menguji komitmen Indonesia sebagai pencipta perdamaian serta pemimpin kawasan. Setiap rezim umumnya memiliki corak kebijakan luar negeri masing-masing, yang seringkali malah bertolakbelakang satu sama lain. Menariknya, baik kebijakan luar negeri Yudhoyono maupun Jokowi sama-sama menaruh perhatian serius terhadap isu Rohingya. Artinya, tentu ada faktor yang membuat kedua rezim berkomitmen terhadap isu tersebut. Ini juga menuntut penjelasan. -
Karya ini merupakan himpunan pemikiran tentang kiprah politik luar negeri Indonesia sejak era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono sampai Joko Widodo. Selain itu, karya ini juga menyoroti isu keamanan internasional di kawasan Asia seiring dengan menguatnya pengaruh China di Indo-Pasifik serta krisis keamanan di Semenanjung Korea dan Laut China Selatan. Penulis juga mendiskusikan bagaimana ASEAN sebagai organisasi regional menyongsong integrasi menuju sebuah komunitas tunggal di Asia Tenggara, bagaimana perannya di tengah rivalitas negara adidaya, serta bagaimana ASEAN mengelola disparitas diantara negara anggotanya. Namun demikian, karya ini lebih dominan menyoroti politik luar negeri Indonesia sebagai bahan refleksi dan evaluasi bagi pemimpin-pemimpin Indonesia di masa mendatang bagaimana menavigasi gejolak geopolitik abad-21 yang semakin sulit diprediksi. -
Keamanan pangan merupakan hal yang wajib dipenuhi dalam penyelenggaraan makanan, di samping adanya tuntutan konsumen terhadap pangan yang bergizi dan bermutu. Kontaminasi dapat terjadi pada setiap mata rantai penyelenggaraan makanan. Penjamah merupakan salah satu bagian penting dalam industri penyelenggaraan makanan. Setiap penjamah makanan memilikl kewajiban untuk menjaga keamanan pangan dalam suatu produk. Pencegahan bahaya fisik, kimia, maupun biologis perlu dilakukan pada semua mata rantai penyelenggaraan makanan untuk mencegah terjadinya penyakit karena pangan (foodborne disease). Hal ini mengindikasikan pentingnya pemahaman mengenai higiene sanitasi bagi penjamah makanan. Limbah dan sampah merupakan masalah yang tidak bisa dihilangkan dari penyelenggaraan makanan sehingga diperlukan pengelolaan limbah dan sampah yang baik. Semoga buku ini dapat memberikan panduan praktis bagi penjamah makanan dalam menerapkan higiene sanitasi dan pengelolaan sampah. -
The book delves into a range of topics, from the moral and ethical dilemmas faced by characters in pandemic-themed literature to the underlying spiritual lessons that resonate with Islamic teachings. By bridging the gap between literature and faith, this book seeks to enrich academic discourse and inspire critical thinking among readers. It also highlights how Islamic perspectives on resilience, compassion, and collective responsibility can provide timeless insights, even in the modern literary landscape. The completion of this book was made possible through the support and contributions of many individuals. We extend our deepest gratitude to our colleagues, students, and mentors, whose constructive feedback and encouragement have greatly enriched this work. Their perspectives have not only enhanced the content but also underscored the importance of interdisciplinary approaches in addressing contemporary issues through a literary lens. -
Integrasi sains dan Islam bukanlah sekadar penggabungan dua disiplin ilmu, melainkan proses memahami bahwa ilmu pengetahuan dan agama tidak saling bertentangan, melainkan saling melengkapi. Dalam fisika, fenomena-fenomena alam seperti gravitasi, gerak, dan energi mencerminkan tanda-tanda kebesaran Allah yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Buku ini memberikan penjelasan yang mendalam tentang konsep-konsep fisika sambil mengaitkannya dengan ayat-ayat Al-Qur'an, sehingga menumbuhkan kesadaran spiritual yang memperkaya pemahaman keilmuan. Buku ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran fisika yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga spiritual. Melalui pendekatan integratif, diharapkan pembaca, khususnya pelajar, dapat mengembangkan pemikiran kritis yang berbasis pada nilai-nilai Islam. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan ilustrasi, contoh soal, dan refleksi Islami yang membantu pembaca untuk mengaitkan teori fisika dengan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. -
Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan akan kemampuan berbahasa Inggris yang semakin meningkat, pembelajaran bahasa Inggris perlu terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan era baru. Oleh karena itu, buku ini ditujukan sebagai panduan bagi para pengajar bahasa Inggris dan praktisi pendidikan untuk memperkenalkan inovasi media pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan membantu siswa untuk mencapai kemampuan bahasa Inggris yang optimal. Buku ini berisi banyak ide kreatif dan praktis untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran bahasa Inggris, termasuk pemanfaatan platform digital, media sosial, game interaktif, dan alat multimedia lainnya. Semua inovasi tersebut dirancang untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dan memotivasi mereka untuk belajar bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan dan efektif. -
Indonesia telah mengakui perlindungan HAM sebelum adanya Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada tahun 1948. Di tingkat internasional, Indonesia bahkan diakui sebagai negara yang berperan dalam mempromosikan HAM. Indonesia juga dinobatkan sebagai key player negara muslim yang paling demokratis oleh pemerintah Amerika Serikat dan Uni Eropa. Dalam konteks ASEAN, Indonesia memimpin dengan lahirnya Piagam ASEAN dan pembentukan ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR). Bisa dikatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang berperan aktif dalam institusi internasional di bidang HAM. Hal ini juga bisa dilihat melalui fakta bahwa Indonesia telah menjadi anggota Dewan HAM PBB sebanyak lima kali yaitu pada tahun 2006, 2007, 2011, 2015, dan 2020. Berangkat dari keaktifan Indonesia dalam institusi internasional di bidang HAM tersebut, khususnya sebagai anggota Dewan HAM PBB, penulisan buku ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang implikasi dari keanggotaan Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB terhadap kondisi penegakan HAM dalam ranah domestik. Apakah dengan seringkali Indonesia berhasil mendapatkan nominasi menjadi anggota Dewan HAM PBB, hal tersebut linier dengan kondisi di tingkat nasional yang seharusnya Indonesia menjadi role model penegakan HAM yang lebih baik? Melalui buku ini, kami berharap dapat membantu pembaca memahami dengan lebih baik kompleksitas HAM dalam Hubungan Internasional, serta bagaimana Indonesia dapat mengambil manfaat dengan berdasar pada national interest (kepentingan nasional). Buku ini juga membahas dinamika dan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dalam penegakan HAM secara domestic selama Indonesia menjadi anggota Dewan HAM PBB. Semoga buku ini menjadi sumber inspirasi dan wawasan bagi para pembaca yang peduli dengan peran Indonesia dalam konteks diplomasi kemanusiaan dan pemerhati Hak Asasi Manusia di tanah air. -
Pendidikan Islam merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan seorang muslim. Dalam Islam, pendidikan memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk kepribadian, karakter, dan perilaku seseorang yang berlandaskan pada ajaran Islam. Oleh karena itu, buku ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang ilmu pendidikan Islam dan bagaimana aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini berisi konsep-konsep penting dalam ilmu pendidikan Islam, seperti tujuan pendidikan Islam, kurikulum pendidikan Islam, strategi pembelajaran yang efektif, serta bagaimana menerapkan prinsip-prinsip pendidikan Islam dalam dunia modern yang semakin kompleks dan dinamis. -
Dalam ketidakadilan sosial yang masih merajalela di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, permasalahan human trafficking atau perdagangan manusia menjadi realitas yang tidak bisa diabaikan. Fenomena ini tidak saja menunjukkan kelemahan sistem keadilan, tetapi juga menggambarkan ketidakpedulian terhadap hak asasi manusia. Dalam rangka memahami, menganalisis, dan mengatasi persoalan ini, pemebahasan yang menyeluruh dengan pendekatan holistik dirasa sangat penting. Oleh karena itu, buku ini berusaha memberikan kontribusi dalam pemahaman human trafficking dengan menggali perspektif Al-Qur'an dan Hadis sebagai pedoman utama bagi umat Islam, serta menyoroti upaya-upaya pencegahan yang telah dan sedang dilakukan di Indonesia. Al-Qur'an dan Hadis sebagai sumber hukum dan pedoman hidup umat Islam memberikan pandangan yang mendalam terkait hak-hak asasi manusia, termasuk perlindungan terhadap perdagangan manusia. Dalam buku ini, penulis mengupas secara rinci pandangan Al-Qur'an dan Hadis terkait human trafficking, mengajak pembaca untuk merenung dan meresapi nilai-nilai keadilan sosial yang diusung oleh Islam. Melalui pemahaman ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan human trafficking di tengah-tengah masyarakat. Di samping itu, buku ini juga akan membahas situasi konkret di Indonesia, menyajikan analisis mendalam terhadap faktor-faktor yang mendorong human trafficking di tanah air. Penekanan pada upaya pencegahan yang telah dilakukan pemerintah dan organisasi masyarakat sipil akan memberikan gambaran tentang keberhasilan dan kendala dalam menanggulangi masalah ini. Semoga buku ini dapat menjadi panduan dan inspirasi bagi para pembaca untuk turut serta dalam upaya menjaga martabat manusia dan mewujudkan keadilan sosial di tanah air kita. -
Hukum pidana Islam, yang berakar pada wahyu ilahi, memiliki keunggulan dalam memberikan solusi etis dan hukum terhadap berbagai kejahatan. Namun, implementasinya dalam masyarakat yang heterogen seringkali memerlukan pendekatan yang kontekstual dan adaptif. Buku ini berusaha mengulas bagaimana nilai-nilai dasar hukum pidana Islam dapat diintegrasikan dengan pendekatan sosiologis, sehingga hukum tidak hanya menjadi perangkat untuk menghukum, tetapi juga menjadi instrumen pembinaan dan transformasi sosial. Dalam buku ini, pembaca akan diajak memahami berbagai konsep dasar dalam hukum pidana Islam, mulai dari kategori tindak pidana, sanksi, hingga filosofi penegakan hukum yang berlandaskan keadilan dan kemaslahatan. Lebih dari itu, kajian sosiologis dalam buku ini menjelaskan bagaimana faktor-faktor seperti budaya, struktur sosial, dan dinamika ekonomi memengaruhi pola kejahatan dan pengendaliannya. Penulis juga mengupas pentingnya pendekatan partisipatif dalam penerapan hukum pidana Islam di masyarakat. Dengan melibatkan semua elemen masyarakat, hukum dapat berfungsi secara lebih efektif sebagai alat preventif sekaligus edukatif. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pencerahan bagi para akademisi, praktisi hukum, maupun masyarakat umum dalam memahami bagaimana hukum pidana Islam dapat relevan dengan tantangan modern.