-
Dalam era perubahan iklim global dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, diplomasi hijau atau green diplomacy muncul sebagai instrumen penting dalam hubungan internasional. Buku "Green Diplomacy in Action: Diplomasi Lingkungan Amerika Serikat-Indonesia melalui Skema Debt for Nature Swap" bertujuan untuk mengupas tuntas bagaimana kedua negara menjalin kerja sama dalam upaya konservasi lingkungan melalui mekanisme inovatif yang dikenal sebagai debt for nature swap. Buku ini tidak hanya menggambarkan kerangka kerja diplomasi hijau tersebut, tetapi juga menyoroti keberhasilan, tantangan, dan dampak dari implementasinya. -
Environmental disclosure saat ini telah menjadi isu krusial di tengah tuntutan berbagai pihak karena degradasi lingkungan yang diakibatkan oleh perkembangan industri yang begitu pesat. Untuk meningkatkan environmental disclosure maka diperlukan tata kelola perusahaan yang baik. Struktur tata kelola perusahaan berperan aktif dalam perubahan kepemilikan, dan berfokus untuk memasukkan aspek sosial dan lingkungan ke dalam rencana tata kelola perusahaan. Dengan memanjatkan puji syukur kepada Allah Swt., penulis telah menerbitkan buku yang berjudul “Good Corporate Governance dalam Mendukung Environmental Disclosure. Buku ini mengungkap perkembangan praktik GCG dan environmental disclosure pada perusahaan publik di Asia Pasifik serta menguji keabsahan dampaknya dengan pengujian yang lebih konkret dan akurat. Semoga buku ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pengembangan teori dan praktik pada semua pemangku kepentingan. -
Buku ini berisi pembahasan mengenai konsep globalisasi, mulai dari asal-usul, perkembangan, hingga dampaknya di berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, politik, dan budaya. Kami menguraikan fenomena globalisasi dari sudut pandang sejarah serta teori-teori kunci yang memberikan pemahaman komprehensif tentang bagaimana globalisasi membentuk tatanan dunia saat ini. Selain itu, kami membahas tantangan-tantangan yang muncul akibat ketimpangan sosial dan ekonomi yang diperburuk oleh globalisasi. Buku ini juga menyoroti bagaimana teknologi, terutama digitalisasi, mempercepat arus globalisasi dan memengaruhi kehidupan manusia sehari-hari di abad ke-21. Urgensi mempelajari topik globalisasi tidak dapat disangkal lagi. Dengan memahami fenomena ini, kita dapat lebih siap menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, ketidaksetaraan ekonomi, dan migrasi besar-besaran yang mempengaruhi kehidupan jutaan orang. Buku ini diharapkan mampu menjadi panduan bagi para pembaca dalam memahami kompleksitas globalisasi, sekaligus memotivasi untuk berkontribusi dalam mencari solusi atas dampak negatif yang ditimbulkan. -
Naskah ini disusun sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi Indonesia dalam mengelola dan membangun wilayah perbatasan negara yang merupakan area kritis dari kedaulatan dan integritas nasional. Buku ini adalah hasil dari kajian mendalam dan diskusi berkelanjutan mengenai dinamika geopolitik yang mempengaruhi Indonesia serta tantangan dan peluang dalam pengelolaan batas wilayah dan kawasan perbatasan. Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki kompleksitas geografis dan geopolitik yang unik. Posisi strategisnya di jalur perdagangan dan lalu lintas maritim global menjadikan pengelolaan batas wilayah dan kawasan perbatasan tidak hanya penting bagi integritas teritorial, tapi juga bagi stabilitas regional dan keamanan nasional. Melalui buku ini, kami berusaha menyajikan analisis mendalam tentang kebijakan-kebijakan dan strategi yang telah dan sedang diterapkan oleh Indonesia dalam menghadapi berbagai isu terkait batas wilayah dan kawasan perbatasan. -
Dalam dunia yang semakin terhubung dan saling ketergantungan ini, energi menjadi salah satu faktor kunci yang menggerakkan dinamika geopolitik global. Buku "Geopolitik Energi Norwegia: Tuduhan War Profiteering dalam Ketegangan Rusia-Uni Eropa" hadir untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai peran Norwegia dalam lanskap energi Eropa dan bagaimana dinamika ini dipengaruhi oleh ketegangan antara Rusia dan Uni Eropa. Buku ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai tuduhan terhadap Norwegia terkait dugaan war profiteering dalam situasi yang kompleks dan sarat kepentingan politik ini. -
In these pages, readers will find a tapestry of themes that challenge conventional narratives surrounding Muslimah identity. The text delves into how literature serves as both a mirror and a canvas—reflecting societal realities while also imagining transformative possibilities. By centering the voices of Muslimah writers, this work highlights the dynamic interplay of tradition and modernity, the personal and the political, and the sacred and the secular. Each chapter invites us to consider how literature can act as a powerful medium for self-expression, resistance, and empowerment. What sets this book apart is its commitment to exploring the dual roles of leadership and motherhood—roles often viewed in tension but here presented as complementary facets of identity. The narratives discussed challenge stereotypes and offer alternative portrayals of Muslim women as decision-makers, nurturers, and changemakers. Whether through poetry, prose, or memoir, these stories resonate with universal themes of love, sacrifice, and ambition, making them both deeply personal and broadly relatable. -
Fenomena yang ada di masyarakat melalui tindakan kriminalisasi agama memang sangat mengkhawatirkan. Salah satu tindakan kritis yang harus dicegah adalah fenomena Islam garis keras di masyarakat, yang memberikan warna Islam yang rahmatan lil’alamin menjadi suatu hal yang dilihat melalui indeks kekerasan dan pemaksaan di masyarakat. Perbedaan keragaman corak pemikiran dalam memahami Islam ketika tidak disikapi dengan kedewasaan dalam beragama serta “ruang dialog agama” yang baik akan menimbulkan masalah yang berkepanjangan. Dalam arus globalisasi memungkinkan perbedaan tersebut menjadi “ruang terbuka” karena tidak adanya sekat sehingga semua informasi masuk dalam kehidupan masyarakat. Masuknya ide-ide dan gagasan islam radikal sangat membahayakan semangat nasionalisme di Indonesia. -
Industri tenun di desa Troso, kecamatan Pecangaan, kabupaten Jepara merupakan industri yang produktif dan menghasilkan produk setiap hari. Menurut Disperindag kabupaten Jepara tahun 2017, tenaga kerja dalam industri tenun ikat berjumlah 11.332 pekerja dan volume produksi yang dihasilkan sebesar 37.322.128 meter. Dari banyaknya produksi yang dihasilkan maka air limbah yang dihasilkan juga tinggi, tetapi banyak pengrajin yang belum mengolah dan masih membuang limbahnya ke sungai dan selokan. Air limbah yang dihasilkan merupakan hasil dari proses pewarnaan. Zat warna yang dipakai adalah zat warna sintetik yang memiliki senyawa kompleks dan sulit terurai di lingkungan. Salah satu teknik yang dapat digunakan dalam penanganan limbah cair tenun ikat Troso menggunakan teknik fitoremidiasi. Fitoremediasi merupakan upaya pemanfaatan tanaman terpilih dan bagian tanaman tersebut untuk proses dekontaminasi limbah serta pencemaran lingkungan lainnya. Buku ini diharapkan mampu memberkan gambaran terhadap masyarakat dalam hal pengolahan limbah warna sisa industri dengan menggunkan teknik fitoremidiasi. -
Buku “Fiqh Kebebasan Beragama di Indonesia: dari Nalar Filosofis Hingga Politik Hukum” menyajikan konsep kebebasan beragama serta permasalahan-permasalahannya, baik dalam tataran juridis, filosofis maupun empiris. Permasalahan kebebasan beragama tidak saja terdapat dalam UU PNPS, Peraturan Daerah, bahkan dalam tataran implementasinya masih terdapat permasalahan diskriminasi, truth claim pemahaman keagamaan, dan kekerasan atas nama agama yang disebabkan kepentingan-kepentingan politik tertentu. Oleh karenanya Buku ini menawarkan diskursus filosofis dan kajian politik hukum tentang kebebasan beragama di Indonesia. Bahkan buku ini menawarkan konstruksi baru konsep kebebasan beragama di Indonesia, yaitu: (1) merubah paradigma Positivistik kepada Paradigma Integratif pada konstruksi hukum kebebasan beragama di Indonesia; 2) Negara harus menjamin kebebasan beragama setiap warga negara, baik di ranah internum dalam konteks beraqidah, ataupun eksternum dalam konteks beribadah dan bermuamalah, termasuk menjalankan syariat Islam bagi yang beragama islam, dengan batasan nilai Pancasila, keadilan dan kemaslahatan; (2) Negara tidak boleh memaksa seseorang untuk mengikuti agama tertentu, termasuk enam agama “pemerintah”. ; (3) Negaralah harus menghukum orang yang melanggar ketertiban, kemaslahatan dan keamanan negara dalam pelaksanaan kehidupan beragama di masyarakat. -
Buku ini lahir dari kumpulan materi perkuliahan Filsafat Agama dan Perdamaian yang selama ini penulis ajarkan, atas dorongan para kolega dan mahasiswa agar gagasan-gagasan tersebut dapat terdokumentasi dengan baik dalam bentuk buku. Di dalamnya tersaji konsep-konsep dasar filsafat agama dan perdamaian yang disusun secara sistematis sesuai dengan capaian pembelajaran, sehingga pembaca dapat memahami fondasi teoritis yang melandasi hubungan antara agama, keberagaman, dan upaya membangun perdamaian. Pembaca diharapkan mampu menumbuhkan sikap toleran, menginternalisasi nilai-nilai pluralisme, serta mempraktikkan konsep-konsep perdamaian dalam realitas kehidupan beragama di Indonesia. Buku ini juga membekali mahasiswa dengan kemampuan melakukan mini riset terkait isu-isu filsafat agama dan perdamaian, menjadikannya sumber belajar yang relevan bagi siapa saja yang ingin mendalami dialog lintas iman dan pembangunan harmoni sosial. -
Pemerintah dan masyarakat menyadari perlunya perlakuan khusus terhadap wanita yang hamil di luar perkawinan, dan juga terhadap anak yang lahir dari kehamilan yang tidak diinginkan tersebut. Anak yang lahir diluar perkawinan patut mendapatkan perhatian yang lebih serius lagi, agar anak tidak mengalami tekanan jiwa dan pengaruh buruk bagi masa depan serta perkembangan kepribadiannya. Namun pada kenyataannya, terhadap anak yang lahir sebagai akibat dari hamil diluar perkawinan, mendapatkan sanksi social dari masyarakat sekitarnya. Sanksi social ini juga menimpa terhadap para wanita yang hamil di luar perkawinan. Masyarakat banyak yang mengabaikan hak-hak anak yang seharusnya mereka dapatkan, serta memperlakukan anak tidak sesuai dengan kewajiban yang terdapat dalam regulasi. Partisipasi masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam penyelesaian problematika social terhadap wanita yang hamil di luar perkawinan dan juga terhadap anak yang lahir di luar perkawinan. Yang terpenting adalah bagaimana agar anak yang lahir di luar perkawinan ini dapat tumbuh berkembang dan tauhid nya dapat diselamatkan. Perlu ada semacam bank anak yang mampu menampung para anak-anak yang kelahirannya tidak diharapkan dan anak-anak ini mendapatkan hak asuhnya dan terjaga dengan baik hak haknya sebagai anak, serta yang terpenting keimanan dan keimanan anak dapat terselamatkan. -
Perkembangan ilmu pengetahuan dan keislaman melahirkan hubungan yang bersifat harmonis serta dialogis yang saling melengkapi. Keberadaan Perguruan Tinggi Keagamaaan Islam (PTKI) memiliki fungsi utama dalam memelihara, mengembangkan, dan menumbuhkan manusia seutuhnya. Keselarasan nilai keislaman dan kompetensi ilmu pengetahuan umum menjadi sebuah tantangan yang dihadapi oleh PTKI dalam mengembangkan program studi umum. Buku ini membahas konteks keberadaan program studi umum, proses pembelajaran, serta aspek produk hasil yang terdapat pada PTKI.