• Buku ini merupakan panduan bagi pendidik dan praktisi dalam mengembangkan pembelajaran bahasa asing berbasis digital di kelas inklusi di tingkat sekolah dasar. Dalam era teknologi yang semakin canggih, pemanfaatan media digital dalam proses pembelajaran tidak hanya menjadi keharusan, tetapi juga memberikan peluang besar untuk merangkul keberagaman kemampuan belajar di dalam kelas inklusi. Buku ini menyajikan konsep, metode, dan strategi yang inovatif dalam merancang kurikulum yang memadukan pengajaran bahasa asing dengan teknologi digital, sehingga dapat meningkatkan partisipasi dan pencapaian belajar bagi semua siswa. Pembelajaran bahasa asing di kelas inklusi memiliki tantangan unik, di mana setiap siswa membawa latar belakang dan kebutuhan belajar yang berbeda. Melalui buku ini, pembaca akan diajak untuk memahami dasar-dasar pendekatan inklusif dalam konteks pembelajaran bahasa asing. Dengan memanfaatkan teknologi digital seperti aplikasi interaktif, media pembelajaran visual, dan platform berbasis web, pendidik dapat menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan adaptif. Selain itu, buku ini juga memberikan panduan dalam merancang penilaian yang sensitif terhadap keberagaman kemampuan, sehingga setiap siswa dapat mengembangkan keterampilan bahasa mereka sesuai dengan potensi masing-masing. Panduan praktis yang disajikan dalam buku ini bukan hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mengangkat isu-isu sosial yang terkait dengan pembelajaran bahasa asing di kelas inklusi. Semoga buku ini memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi para pendidik untuk merancang pembelajaran bahasa asing yang berdaya guna dalam era digital, sehingga setiap siswa dapat mengembangkan potensi penuh mereka dalam belajar bahasa dan bersiap menghadapi tantangan global.
  • Tuntutan guru bimbingan dan konseling memiliki inisiatif untuk membekali peserta didik agar memiliki pengetahuan yang memadai dengan informasi yang up to date untuk mempersiapkan masa depan yang gemilang. Sebagai orang tua dituntut memiliki kepekaan kekinian tentang kebutuhan bimbingan anak-anaknya, dan masyarakat ikut berperan dalam memberikan bimbingan sosial agar para generasi penerus bangsa Indonesia dapat berperan mengisi kemerdekaan dengan prestasi skala nasional dan Internasional dengan tuntutan bahasa asing. Melihat begitu urgensinya sebuah pekerjaan dalam kehidupan setiap orang dan juga bagi peserta didik, untuk itu diperlukan upaya untuk merencanakan program bimbingan karier (baik individual maupun clasical) untuk mendorong berkembangnya kemampuan anak agar memiliki pemahaman seputar dunia kerja, sehingga nantinya mampu mengambil keputusan karir yang tepat dan sesuai dengan bakat juga minat. Keberhasilan seseorang dalam dunia kerja banyak dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain pemahaman diri yang baik, pengetahuan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan diri dan pemahaman tentang dunia kerja (Sitompul, 2018) serta bimbingan maupun pendampingan sesuai dengan kondisi masing-masing individu.
  • Buku Pembelajaran Muthala’ah Berbasis Kisah-Kisah Bahasa Arab dengan Pendekatan Keterampilan Abad 21 ini merupakan produk dan luaran Program Pengabdian Kepada Masyarakat. Buku ini disusun berdasarkan pengamatan mendalam terkait hakikat pembelajaran Muthala’ah yang disesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan para pelajar, baik siswa maupun mahasiswa. Pembelajaran Muthala’ah setidaknya terdiri dari tiga unsur utama, yaitu binyah lughawiyah (konstruksi kebahasaan), binyah fikriyyah (konstruksi pikiran), dan binyah jamaliyah (konstruksi keindahan). Keterampilan Abad 21 sebagai pelengkap pembelajaran Muthala’ah menjadikan proses pembelajaran lebih hidup, interaktif, dan kontekstual. Empat hal yang menjadi ciri keterampilan Abad 21—yaitu komunikatif, kreatif, kolaboratif, dan berpikir kritis—menjadi warna dalam pembelajaran Muthala’ah. Teks yang menjadi dasar dalam pembelajaran ini digali secara mendalam dan dikembangkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para pelajar, bahkan mampu memberikan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari, seperti nilai spiritual, moral, dan sosial.
  • Tujuan dari penyusunan buku ini adalah memberikan bekal kepada mahasiswa tentang pengenalan olahraga yang ada di air untuk calon pendidik di tingkat MI/SD. Pentingnya mahasiswa untuk mengentahui macam dan rambu-rambu dalam pengenalan olahraga air dibutuhkan untuk menunjang skill pendidik dalam mengajarkan gerak motorik anak MI/SD dengan sarana akivitas dalam air. Tentunya tidak serta merta mahasiswa PGMI dapat secara langsung untuk mengenali olahraga air, beberapa hal lain juga harus dipelajari seperti acuan kurikulum MI/SD pengenalan olahraga air, tinjauan ulama tentang berolahraga dalam air, sarana prasarana yang disediakan dalam mengenal olahraga air, pertolongan dasar dalam air dan beberapa hal lain juga diperhatikan dengan cermat.
  • Buku ini disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, dimana calon guru kimia tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus memiliki keterampilan mengelola pembelajaran yang sesuai dengan tantangan abad ke-21. Pembelajaran proyek STEM menjadi salah satu solusi strategis dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan inovasi. Sementara itu, microteaching sebagai bagian dari pelatihan profesi guru merupakan sarana yang efektif untuk mengasah keterampilan mengajar secara terstruktur. Buku ini disusun dalam enam bab yaitu konsep dasar pembelajaran proyek dan STEM, microteaching sebagai metode pelatihan, merancang proyek STEM dalam pembelajaran kimia, implementasi dan evaluasi proyek STEM, studi kasus dan pengalaman praktis, serta pengembangan perangkat dan penilaian autentik dalam pembelajaran proyek STEM kimia. Dalam tiap bab disertakan pula evaluasi sebagai bagian penting dari siklus perbaikan yang berkelanjutan.
  • Pembelajaran bahasa Arab merupakan sebuah proses belajar untuk meningkatkan keterampilan berbahasa yang meliputi keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Keterampilan berbahasa tersebut diperkuat juga oleh penguasaan terhadap teori dan materi-materi pendukung lainnya, seperti kosakata, qawaid, uslub, dan yang lainnya. Pada pelaksanaan pembelajaran sebetulnya antara satu keterampilan memiliki hubungan yang kuat dengan keterampilan lainnya bahkan terkadang susah untuk membedakan dalam pembelajaran antara materi satu keterampilan dengan keterampilan yang lainnya karena masing-masing memiliki hubungan yang sangat kuat dan erat. Dengan demikian, salah satu alternatif dalam pembelajaran bahasa Arab adalah adanya integrasi satu materi dengan materi yang lainnya dalam sebuah proses pembelajaran. Seperti yang disajikan dalam buku ini adalah sebuah implementasi dari konsep mengenai ilmu shorof dan praktik muhadatsah (berbicara bahasa Arab). Saat belajar atau praktik berbicara bahasa Arab pasti tidak akan terlepas dari kaidah-kaidah yang berkaitan dengannya, di antaranya ilmu shorof. Ilmu Shorof yang mempelajari tentang bentuk-bentuk kata dalam bahasa Arab diperhatikan betul saat berbicara bahasa Arab, bahkan penulis berupaya bagaimana membuat sebuah model atau rumusan kaidah-kaidah ilmu shorof yang ada dalam praktik berbicara bahasa Arab, atau sebaliknya bahwa kaidah-kaidah kunci dalam illmu shorof disajikan dalam bentuk ungkapan dialogis atau percakapan praktis.
  • Masih tingginya Tingkat kemiskinan di Indonesia menuntut kepedulian kepada banyak pihak untuk bersama-sama mengupayakan Solusi pengentasan kemiskinan. Dalam hal ini, strategi pemberdayaan Masyarakat miskin diimplementasikan dengan upaya produktif untuk menjadikan ketidak berdayaan berbalik menjadi sebuah keberdayaan. Masyarakat miskin tidak hanya di bekali dengan bingtuan-bantuan yang bersifat konsumtif yang mana hanya dapat dinikmati sesaat melainkan dibekali dengan keterampilan dan pendampingan yang komprehensif. Model pemberdayaan ini menjadi model yang tepat disasarkan bagi Masyarakat miskin yang masih memiliki potensi untuk bangkit dan berdikari. Pendampingan menyeluruh akan memotivasi mereka untuk keluar dari kemiskinan bukan untuk dirinya sendiri, bahkan juga berdampak pada Masyarakat miskin lainnya yang terlibat dalam sebuah bisnis yang dibentuk. Untuk mewujudkan pemberdayaan yang diharapkan, buku ini berisi pembahasan mengenai pemberdayaan masyarakat miskin dapat dilakukan melalui program usaha produktif. Diawali dengan penyamaan persepsi mengenai definisi pemberdayaan, pentingnya pemberdayaan dan dampak positif yang dapat diciptakan dari upaya preventif dan kuratif masalah ketidak berdayaan, contoh-contoh praktik terbaik upaya pemberdayaan di berbagai negara, serta masukan tentang bentuk program pemberdayaan yang dihubungkan dengan hasil riset pada isu-isu pemberdayaan Masyarakat di Indonesia.
  • Buku ini mengajak pembaca untuk memahami dan mengaplikasikan konsep daur ulang sampah organik menjadi pupuk cair yang ramah lingkungan. Pupuk cair organik (POC) memiliki peran krusial dalam pertanian berkelanjutan. Dengan mengolah limbah organik menjadi pupuk cair, kita tidak hanya mengurangi volume sampah yang harus dibuang, tetapi juga memberikan kontribusi positif pada lingkungan. POC mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tanaman, serta mikroorganisme yang membantu meningkatkan kesehatan tanah. Buku ini akan membahas langkah-langkah praktis dalam pembuatan POC. Mulai dari pemilihan bahan baku (seperti sisa sayuran, kulit buah, dan daun kering) hingga proses fermentasi dan pengomposan. Pembaca akan mempelajari teknik-teknik yang efektif untuk menghasilkan pupuk cair berkualitas tinggi. Selain mengurangi dampak negatif pada lingkungan, penggunaan POC memiliki banyak keuntungan. Tanaman yang diberi pupuk cair organik cenderung lebih sehat, produktif, dan tahan terhadap penyakit. Selain itu, POC juga membantu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan retensi air. Semoga buku ini memberikan wawasan dan inspirasi bagi Pembaca!
  • Pemodelan Sistem Teknik Lingkungan merupakan model matematis yang bersifat rekayasa dan digunakan pada kondisi-kondisi tertentu sebagai upaya menjelaskan berbagai macam masalah lingkungan yang terjadi. Buku ini disusun untuk memudahkan mahasiswa Teknik Lingkungan dalam memahami mata kuliah Pemodelan Lingkungan. Buku ini memuat sepuluh bab dengan susunan bab pertama merupakan pengantar pemodelan Lingkungan, bab kedua membahas tentang interaksi antar komponen lingkungan, bab ketiga membahas tentang pendekatan sistem, bab empat memuat pembahasan struktur dan dinamika perilaku sistem, bab lima mengenai proses pemodelan sistem dinamik, bab enam tentang pemodelan simpal kausal, bab tujuh membahas pemodelan dinamik, bab delapan tentang penilaia model, bab Sembilan menampilkan software pemodelan, dan bab terakhir membahas tentang studi kasus pemodelan.
  • Di era digital saat ini, kemampuan untuk mengembangkan perangkat lunak yang modular, terstruktur, dan mudah dikelola sangatlah penting. Java, sebagai salah satu bahasa pemrograman yang paling populer dan digunakan secara luas, menawarkan berbagai fitur dan kemampuan yang mendukung paradigma berorientasi objek. Melalui buku ini, pembaca akan diajak untuk memahami konsep-konsep fundamental seperti kelas, objek, pewarisan, polimorfisme, dan enkapsulasi dengan contoh-contoh yang jelas dan aplikatif. Kami menyadari bahwa setiap pembelajar memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Oleh karena itu, buku ini dilengkapi dengan berbagai latihan, studi kasus, dan proyek mini yang dirancang untuk memperkuat pemahaman teoritis dan mengasah keterampilan praktis pembaca. Kami juga menyertakan diskusi mendalam tentang prinsip-prinsip desain perangkat lunak dan pola desain (design patterns) yang dapat membantu pembaca mengembangkan solusi yang lebih efektif dan efisien.
  • Distribusi dana yang diamanahkan kepada para penerima bantuan (masyarakat miskin) menjadi point penting dalam mengatasi masalah kemiskinan, yakni pemberian dana bantuan dalam bentuk konsumtif atau produktif. Pemberian dana konsumtif tidak dapat secara signifikan dalam mengurangi angka kemiskinan, terlebih cara ini tidak memberikan kesempatan kepada para penerima untuk berusaha mencapai kesejahteraan keuangan. Oleh karena itu, pemberian dana produktif menjadi salah satu program yang diunggulkan oleh BAZNAS dalam rangka menurukan angka kemiskinan. Melalui pemberian dana produktif serta pendampingan dalam pengelolaan usaha, diharapkan Masyarakat miskin dapat secara mandiri memperoleh pendapatan dan perlahan memperbaiki kondisi ekonomi, sehingga tidak lagi termasuk dalam daftar penerima zakat dari kategori masyarakat miskin.
  • Materi yang dibahas dalam buku ini mempertimbangkan diantaranya fungsi dan peranan mata kuliah Pendidikan Agama Islam, Standar GBPP, Standar Penyelenggaran Pendidikan Agama pada pada Perguruan Tinggi Kementerian Agama RI dan kondisi mahasiswa serta lembaga Perguruan Tinggi, serta substansi Mata Kuliah Agama yang tertera dalam Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Kebudayaan RI No 84/E/KPT/2020 tentang pedoman pelaksanaan Mata Kuliah Wajib Pada Kurikulum Pendidikan Tinggi diantaranya a. Agama Islam dalam pengembangan manusia seutuhnya dan sarjana muslim yang professional; b. konsep bertuhan sebagai determinan dalam pembangunan manusia beriman dan bertakwa kepada Allah Swt yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah; c. Islam dalam menjalin kebahagiaan dunia dan akirat, dalam konteks kehidupan modern; d. Integrasi iman, islam dan ihsan dalam membentuk manusia seutuhnya (insan kamil); e. membangun paradigma Qurani dalam menghadapi perkembangan sains dan teknologi modern; f. membukan islam di Indonesia agar Islam dirasakan sebagai kebutuhan hidup, bukan sebagai beban hidup dan kewajiban; g. membangun persatuan dalam keberagaman yang dinamis dan kompleks dalam konteks kehidupan sosial budaya Indonesia yang plural; h. Islam menghadapi tantangan modernisasi, untuk menunjukkan kompatibiltas Islam dengan dunia modern saat ini; kontribusi Islam dalam pengembangan pearadaban dunia yang damai, bersahabat, dan sejahtera lahir dan batin secara Bersama sama; j. peran masjid dalam membangun umat yang releigius-spritualitistis, sehat Rohani dan jasmani, cerdas (emosional, intelektual, dan spiritual) dan sejahtera; dan k. implementasi Islam yang rahmatan lil alamin. Dari uraian di atas, penulis membagi beberapa bab dalam buku ini, diantaranya Bab I, Tuhan Yang Maha Esa dan Ketuhanan (Filsafat Ketuhanan), Bab II, Hakikat, Martabat dan Tanggung Jawab Manusia, Bab III, Moral, Akhlak Mulia dalam Kehidupan, Bab IV, Akhlak Mulia dan Ibadah dalam Kehidupan, Bab V, Kewajiban Menuntut dan Mengamalkan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni, Bab VI, Moderasi Beragam dan Kerukunan Antar Umat Beragama, VII, Kehidupan Berkeluarga dan Pengasuhan Anak dalam Islam, Bab VIII, Peran Umat Beragama dalam Mewujudkan Masyarakat Beradab dan Sejahtera (Masyarakat Madani), Bab IX, Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Bab X, Budaya Akademik dan Etos Kerja, Sikap Terbuka dan Adil, Bab XI, Pandangan Agama Islam Tentang Kesehatan, Bab XII, Pencegahan Terhadap Narkoba dan Seks Bebas, Bab XIII, Ajaran Islam dalam Konteks Kemoderanan dan Keindonesiaan.
Go to Top