• Pesantren, dengan tradisi keilmuan yang kaya dan peranannya sebagai pusat pendidikan Islam, memiliki potensi besar untuk mendorong perubahan positif terkait isu-isu gender. Buku ini mengulas berbagai upaya dan inisiatif yang telah dilakukan oleh beberapa pesantren dalam mempromosikan kesetaraan gender, serta tantangan yang mereka hadapi. Melalui penelitian dan studi kasus yang disajikan, diharapkan pembaca dapat memahami dinamika dan kompleksitas penerapan konsep kesetaraan gender di lingkungan pesantren. Selain itu, buku ini juga menyoroti pentingnya pendekatan yang holistik dalam mengintegrasikan nilai-nilai kesetaraan gender dalam kurikulum pendidikan pesantren. Tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui berbagai aktivitas ekstrakurikuler dan budaya pesantren yang mendukung. Dengan demikian, diharapkan pesantren dapat menjadi tempat yang aman dan inklusif bagi semua santri, baik laki-laki maupun perempuan, untuk berkembang secara optimal.
  • Buku ini memiliki signifikasi khusus bagaimana pembaca diarahkan terkait dengan cara memahami seputar hukum perikatan. . Selain itu, buku yang penulis buat dilengkapi dengan bahan latihan sebagai tugas terstruktur dan mandiri untuk para peserta didik, sehingga diharapkan capaian pembelajaran dapat diserap oleh mahasiswa secara maksimal. Pada era disrupsi ini, khusunya dalam interaksi sosial, manusia dibatasi oleh upaya untuk memenuhi hak dan kewajiban mereka sebagai bentuk tanggung jawab. Seringkali, mereka harus mencapai kesepakatan bersama. Proses mencapai kesepakatan dan kontrak ini biasanya disebut aqad atau akad dalam Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, setiap individu memiliki peran pribadi sebagai makhluk aqad dalam kehidupannya. Karena perbedaan antara satu individu dengan individu lainnya, diperlukan aturan standar yang harus disepakati bersama dalam rangka mencapai kesepakatan atau kontrak tersebut. Tujuan dari penetapan aturan ini adalah untuk menjaga hak dan kewajiban masing-masing.
  • Bidang pendidikan biologi senantiasa menghadirkan tantangan dan dinamika yang membutuhkan pemahaman mendalam terhadap keberagaman kehidupan. Oleh karena itu, pengembangan bahan ajar menjadi hal yang sangat penting dalam memfasilitasi proses pembelajaran yang bermakna dan membangun pemahaman yang kokoh terhadap konsep-konsep biologi. Karya ini menggambarkan upaya kolaboratif kami untuk mengembangkan bahan ajar biologi yang tidak hanya informatif tetapi juga inspiratif. Melalui pendekatan yang inovatif, kami berusaha menyajikan materi-materi biologi dengan tajuk "Kehidupan" agar dapat menggugah rasa ingin tahu dan minat belajar siswa. Setiap babnya dirancang dengan cermat untuk merangkul keanekaragaman kehidupan, mulai dari tingkat sel hingga ekosistem.
  • Buku dengan judul “Perkawinan Anak dan Problematikanya dalam Hukum di Indonesia” penting dibaca karena tidak hanya mendeskripsikan problem perkawinan anak di Indonesia dalam tataran legal formal tetapi juga dalam tataran realitas sosial. Kondisi tersebut berimplikasi pada bangunan hukum yang ada baik substansi hukum, struktur hukum maupun budaya hukum yang seolah melanggengkan perkawinan anak. Kondisi demikian menyebabkan pentingnya merekonstruksi bangunan hukum terkait perkawinan anak di Indonesia baik dari sisi substansi hukum, struktur hukum dan budaya hukum.
  • “Perlindungan Hukum bagi Anak dan Perempuan dalam Perkara Perceraian di Pengadilan Agama” sangat menarik untuk dikaji karena didasarkan pada beberapa pertimbangan; pertama, masalah perlindungan hukum pada anak dan perempuan dalam banyak hal masih menjadi problem yang serius dan kenyataannya belum tuntas, termasuk dalam perceraian baik yang berkaitan dengan perlindungan terhadap KDRT, pemenuhan hak materiil, bahkan tindakan-tindakan yang harusnya berorientasi pada gender mainstreaming. Kedua, basis keilmuan dan concern penulis dalam bidang hukum Islam yang secara lebih spesifik pada bidang hukum keluarga Islam, mendorong penulis untuk melakukan kajian dalam masalah perceraian dan hal-hal yang berkaitan dengan masalah tersebut. Dalam atmosfer pendidikan tinggi, penulisan karya buku merupakan salah satu bagian dari kegiataan akademik yang menjadi pilar pengembangan keilmuan. Penulisan buku menjadi penting terutama yang didasarkan dari hasil penelitian karena masalah-masalah aktual, problem, dan solusi dapat didialogkan dengan pembaca. Termasuk juga gagasan-gagasan yang ada dapat didesiminasikan kepada masyarakat untuk membangun pemahaman yang tepat dalam masalah yang terjadi. Penulisan buku ini tidak saja diorientasikan untuk mengembangkan wawasan ilmiah akademik, melainkan juga sebagai usaha memberikan penawaran solutif atas problem-problem sosial, yuridis, dan implementasinya di masyarakat. Dalam perspektif tersebut, kajian mengenai perlindungan hukum terhadap anak dan perempuan dalam perkara perceraian di Pengadilan Agama diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya mendorong pembaharuan Hukum Perdata Islam Indonesia dan implementasi yang lebih adil.  
  • Masalah fikih perempuan bila dikaitkan dengan realitas kontemporer selalu menarik dan memantik para perempuan untuk ikut berdiskusi. Apalagi hal itu menyentuh ranah publik yang membutuhkan relasi banyak orang dan banyak kepentingan. Tentu wacana beberapa perspektif yang kami gunakan tidak bermaksud menentang dan menolak gagasan di atas. Tapi lebih pada cara pandang baru untuk "menyegarkan" pemikiran fikih perempuan.
  • Buku ini menghadirkan sebuah pembahasan mendalam yang menyoroti permasalahan krusial dalam hubungan antara industrialisasi dan kesehatan perairan. Industrialisasi yang pesat seringkali memberikan dampak signifikan terhadap kualitas perairan, dengan memunculkan sejumlah tantangan serius bagi ekosistem air dan kesehatan manusia. Dalam konteks ini, pemantauan kualitas perairan menjadi suatu keharusan, dan penekanan pada penggunaan indikator biologi menandai pendekatan yang holistik dan efektif. Paradigma yang disajikan dalam buku ini bertujuan untuk memberikan kontribusi yang substansial terhadap pemahaman kita tentang dampak industrialisasi terhadap ekosistem perairan dan dampaknya terhadap kesehatan manusia. Penulis menganalisis secara rinci peran indikator biologi dalam pemantauan kualitas perairan, membawa pembaca melalui serangkaian penelitian dan temuan yang relevan. Buku ini bukan hanya sekadar kumpulan data dan temuan, tetapi juga merupakan landasan teoritis yang kuat bagi upaya-upaya pelestarian dan peningkatan kualitas perairan. Pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap hubungan antara industrialisasi dan kesehatan perairan tak dapat diabaikan. Oleh karena itu, buku ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi para peneliti, praktisi, serta pembuat kebijakan yang berkepentingan dalam upaya pelestarian sumber daya alam dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa dan pembaca umum yang ingin memahami lebih dalam tentang peran indikator biologi dalam pemantauan kualitas perairan di tengah dinamika industrialisasi modern.
  • Dengan sukacita dan kehangatan, saya mempersembahkan buku cerita anak yang menggambarkan pesona dan keajaiban daerah Vonggo, sebuah wilayah yang terletak di Sulawesi Tengah. Buku ini disusun dengan tujuan untuk memperkenalkan anak-anak pada kekayaan budaya, alam, dan cerita yang menghiasi daerah yang memukau ini. Melalui halaman-halaman yang penuh warna dan imajinasi, buku ini mengajak anak-anak untuk menjelajahi dunia yang indah dan menawan di Vonggo. Mereka akan dibawa dalam petualangan seru melintasi lembah hijau yang subur, sungai yang mengalir dengan riang, dan pegunungan yang gagah perkasa. Mereka akan mengenal flora dan fauna yang unik, serta merasakan keajaiban alam yang memikat hati. Namun, buku ini tidak hanya sekadar menghadirkan keindahan alam Vonggo. Kami juga mempersembahkan cerita-cerita yang memperkaya imajinasi anak-anak, mengajarkan nilai-nilai moral, kebaikan, dan keberanian. Mereka akan berjumpa dengan tokoh-tokoh penuh inspirasi, seperti penjaga hutan yang gigih, nelayan tangguh, atau petani yang bijaksana. Kami berharap buku ini menjadi jendela bagi anak-anak untuk memahami dan mencintai Vonggo, tempat yang mereka panggil rumah. Selain itu, diharapkan pula bahwa buku ini akan memicu rasa ingin tahu, semangat berpetualang, dan kecintaan terhadap alam dan budaya daerah mereka sendiri. Terakhir, kami ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya buku ini, termasuk penulis, ilustrator, dan tim kreatif yang bekerja keras. Semoga buku cerita anak tentang Vonggo ini dapat memberikan kegembiraan dan kebijaksanaan kepada setiap pembaca muda yang berpetualang melalui halaman-halamannya. Selamat menikmati cerita-cerita ajaib Vonggo!
  • Buku ini merupakan bagian kecil dari usaha mewujudkan hasil dari penjelajahan warisan budaya yang memikat, yang tercermin dalam karya tangan dari Nusantara. Seperti yang kita ketahui, bahwa warisan budaya terbagi menjadi dua, yaitu warisan budaya benda dan warisan budaya tak benda. Salah satu bagian dari warisan budaya tersebut adalah seni kerajinan. Seni kerajinan dalam proses pembuatannya merupakan bagian dari warisan budaya tak benda yang diturunkan secara turun temurun dari generasi ke generasi, sedangkan hasil dari seni kerajinan tersebut dapat termasuk ke dalam warisan budaya benda. Seni kerajinan yang merupakan bagian dari seni rupa memiliki kelebihan yaitu tidak sekedar menjadi benda hias, tetapi juga mengandung makna mendalam dari nilai-nilai kehidupan, keterampilan tangan, dan keindahan. Seni kerajinan juga tidak hanya menekankan pada aspek estetika saja, melainkan juga pada aspek fungsional. Hal ini berkaitan dengan tujuan dari pembuatan seni kerajinan itu sendiri, di mana karya seni kerajinan memang dibuat untuk menjadi solusi permasalahan bagi manusia atau untuk memenuhi kebutuhan manusia. Seperti yang telah disebutkan, bahwa isi dari buku ini masih merupakan bagian kecil dari penemuan seni kerajinan yang ada di Nusantara, khususnya Indonesia. Melalui buku ini, akan dipaparkan beberapa seni kerajinan baik seni kerajinan tradisional maupun pengembangan dari seni kerajinan di era kontemporer saat ini. Di dalamnya akan dipaparkan jenis-jenis kerajinan tradisional, alat dan bahan yang dibutuhkan, serta proses pembuatannya. Di beberapa pembahasan juga diberitahukan kondisi seni kerajinan yang ada saat ini.
  • Buku ini membahas tentang penerjemahan sulih suara pada film berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Di bagian awal terlebih dahulu disampaikan deskripsi tentang sulih suara, bagaimana proses sulih suara dijalankan, siapa saja yang terlibat dalam proses tersebut, apa kelebihan dan kekurangan sulih suara, bagaimana kesan penonton film yang disulihsuarakan, undang-undang yang mengatur sulih suara, dan upaya yang pernah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan mutu sulih suara. Beberapa perkembangan terbaru di dunia sulih suara seperti munculnya teknologi text to speech dan artificial intelligence ditambahkan untuk memberi konteks terbaru. Selanjutnya buku membahas tentang penerjemahan untuk anak dan tinjauan pada hasil penerjemahan sulih suara salah satu film untuk anak. Selama ini ada anggapan di kalangan penonton bahwa kualitas penerjemahan film sulih suara masih jauh dari harapan. Anggapan ini ternyata tak sepenuhnya benar. Bukti menunjukkan bahwa banyak dubbing yang dilakukan pada film kartun dan animasi untuk anak sukses di pasaran. Ini tentu menggembirakan mengingat cara termungkin terjemahan film untuk anak adalah melalui dubbing. Usia anak-anak akan mengalami kesulitan jika terjemahan film dilakukan dengan subtitling. Dengan kualitas dubbing film anak yang memuaskan, jaminan tingkat ketertontonan film bagi anak menjadi lebih tinggi.
  • Buku ini disusun sebagai upaya menjembatani pemahaman tentang peran pekerjaan sosial (social work) dalam konteks multikultural dan multireligius, khususnya bagi mahasiswa program studi Studi Agama-Agama. Pendekatan lintas agama dan iman dalam pekerjaan sosial menjadi semakin relevan di tengah kompleksitas kehidupan sosial yang melibatkan beragam keyakinan, tradisi, dan nilai. Sebagai bagian dari pembelajaran di program Studi Agama-Agama, buku ini menguraikan bagaimana titik temu dari konsep-konsep teologis, etika agama, dan pemahaman interfaith dapat memberikan landasan untuk praktik pekerjaan sosial yang inklusif. Selain itu, buku ini juga menyoroti pentingnya kesejahteraan sosial, solidaritas kemanusiaan, dan perdamaian lintas agama sebagai prinsip dasar dalam mengatasi berbagai tantangan sosial di masyarakat.
  • Dalam buku ini, pembaca akan menemukan berbagai strategi, metode, serta contoh praktik terbaik dalam menerapkan spiritual reading-writing di lingkungan sekolah dasar. Pendekatan ini tidak hanya membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menginspirasi mereka untuk merenungkan nilai-nilai kehidupan melalui teks yang bermakna. Harapannya, pembelajaran literasi dapat menjadi lebih kontekstual, relevan, dan bermakna bagi perkembangan holistik anak.
Go to Top