• Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah Tuhan sekalian alam, atas berkat rahmat dan karunia-Nya, kami dapat menyelesaikan buku yang berjudul “Active Learning”. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya sampai akhir zaman. Tujuan penyusunan buku ini sebagai acuan yang menggali konsep dan praktik Active Learning dalam konteks pendidikan. Active Learning adalah metode pembelajaran yang mengharuskan peserta didik untuk lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran mereka terutama untuk calon pendidik di MI/SD. Dalam buku ini, dijelaskan prinsip-prinsip dasar Active Learning, memberikan contoh-contoh penerapannya, dan memberikan saran-saran praktis tentang bagaimana menerapkannya di berbagai lingkungan pendidikan. Pembelajaran aktif memiliki potensi besar untuk meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan motivasi peserta didik. Buku ini dirancang untuk membantu para pendidik, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi, dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang mendukung aktifitas belajar yang lebih bermakna dan efektif.
  • Pengantar Buku ini lahir dari tekad untuk memperkuat peran keluarga dalam mendukung perkembangan anak-anak berkebutuhan khusus. Menumbuhkan Partisipasi Keluarga dalam Mendukung Anak Berkebutuhan Khusus bukan sekadar kumpulan saran atau panduan, melainkan sebuah komitmen untuk membantu orang tua dan keluarga menjembatani perjalanan unik anak-anak mereka. Proses pembelajaran dan pertumbuhan anak dengan kebutuhan khusus seringkali kompleks, dan keterlibatan keluarga merupakan elemen kunci dalam membangun fondasi yang kokoh bagi perkembangan mereka. Buku ini menggali berbagai strategi praktis, pengalaman nyata, dan pengetahuan terkini untuk memberikan panduan yang inspiratif dan informatif bagi setiap keluarga yang berjuang untuk memberikan dukungan maksimal pada anak-anak mereka. Semoga buku ini menjadi sumber inspirasi dan kebijaksanaan bagi setiap pembaca, membantu membuka pintu bagi partisipasi keluarga yang lebih kuat dan lebih bermakna dalam membangun masa depan cerah bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Kami berharap bahwa dengan membagikan cerita-cerita dan pengetahuan yang ada, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung, penuh pengertian, dan penuh kasih untuk anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan khusus.  
  • Buku ini membahas konsep komunikasi dalam perspektif Islam, yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada etika dan adab dalam berinteraksi, baik secara verbal maupun non-verbal. Komunikasi Islami menuntut adanya keselarasan antara lisan, hati, dan perbuatan, yang mana semua itu harus senantiasa dilandasi oleh nilai-nilai keimanan dan akhlak yang mulia. Dalam setiap bab, pembaca akan diajak untuk memahami bagaimana pentingnya menjaga tutur kata, menghormati lawan bicara, serta mengedepankan prinsip keadilan dan kebenaran dalam berkomunikasi. Selain menyajikan teori-teori komunikasi dalam Islam, buku ini juga dilengkapi dengan contoh-contoh praktis yang relevan dengan konteks kehidupan sosial saat ini. Penulis berharap, buku ini dapat menjadi pedoman bagi pembaca dalam memperbaiki pola komunikasi mereka, baik dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun dalam masyarakat secara luas. Komunikasi Islami, ketika dipraktikkan dengan benar, akan membawa kebaikan, mempererat tali silaturahmi, serta menjadi sarana dakwah yang efektif.
  • Buku ini mulai disusun dari tahun 2004 dan disempurnakan sesuai perkembangan yang ada. Materi disusun rinci dengan tujuan dapat digunakan sebagai buku referensi perkuliahan. Materi buku ini sebagian besar disusun mengikuti buku teks yang digunakan, yaitu Calculus: Verberg, Purcell, and Rigdon; 9th edition. Berbeda dengan buku-buku matematika dasar lainnya, dalam menyusun buku ini, penulis menerbitkan buku yang menyertakan pendekatan melalui animasi, sehingga pembaca diberikan gambaran memahami secara geometri. Akan tetapi, animasi hanya dapat dilihat dan diikuti melalui versi e-book karena memerlukan koneksi movies, sedangkan versi cetak dibuat dari file pdf. Selain itu, pada buku ini disertakan contoh-contoh terkait teori yang adat dan beberapa soal latihan pada tiap babnya.
  • Buku Bahasa Arab untuk Prodi Biologi Berbasis Wahyu Memandu Ilmu dapat dimanfa’atkan oleh Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan Jurusan Biologi pada Fakultas Sains dan Teknologi. Buku ini mengembangkan dua keterampilan berbahasa Arab; Membaca (al-Qira’ah) dan Menulis (al-Kitabah al-Imlaiyyah). Setiap teks Qira’ah yang disajikan terdapat ayat Al-Qur’an yang dijadikan sumber ilmu pengetahuan-nya. Didalamnya memuat 16 Bab; 14 Bab mengkaji tujuh judul pembahasan dan pada setiap judul terdapat Empat Durus (Pelajaran); Dars al-Mufradat, Dars al-Qira’ah, Dars al-Tarakib dan Dars al-Kitabah al-Imlaiyyah dan 2 Bab terdapat Latihan Soal.
  • Buku ini mengulas perkembangan konsep masyarakat sipil global, suatu entitas yang berperan sebagai agen perubahan dan pengawasan di dunia yang semakin saling terhubung. Di tengah pengaruh besar negara-bangsa, masyarakat sipil global menjadi aktor yang tidak hanya berfungsi mengawasi tetapi juga mampu menggerakkan agenda-agenda normatif seperti hak asasi manusia, keadilan lingkungan, dan perubahan kebijakan global. Pembahasan dalam buku ini mencakup teori-teori dasar dalam hubungan internasional yang mengalami pergeseran dari pendekatan realis yang berfokus pada kepentingan negara ke arah pendekatan konstruktivis yang mengedepankan peran norma dan nilai-nilai etis. Sejalan dengan perkembangan masyarakat sipil global, buku ini membahas peran organisasi non-pemerintah (NGO) dan aktor-aktor non-negara lainnya yang kini menjadi bagian integral dalam mendorong kebijakan-kebijakan internasional yang lebih adil dan bertanggung jawab secara moral. Dalam konteks isu-isu global seperti perubahan iklim, hak asasi manusia, dan perdamaian dunia, masyarakat sipil global membawa perspektif baru yang mengusung nilai-nilai universal. Buku ini juga menjabarkan contoh-contoh nyata, seperti kampanye anti-ranjau darat dan pelarangan senjata nuklir, yang menunjukkan bahwa NGO mampu menggerakkan perubahan besar dalam kebijakan internasional meski tanpa kekuasaan formal.
  • Materi disusun dengan cukup komprehensif untuk memberikan pemahaman yang mendalam. Deskripsi yang jelas dan ilustrasi yang baik digabungkan untuk membantu mahasiswa mengembangkan pemahaman yang kuat tentang konsep berpikir kritis dan memahami bagaimana menggunakan informasi tersebut. Buku ini berfokus terutama pada aspek berpikir kritis yang dapat diterapkan dalam belajar, dan dapat membantu individu untuk berpikir tentang cara berpikir mereka. Buku ini akan membantu pembaca dalam,
    1. mengenali dan memahami istilah-istilah teknis dalam berpikir kritis sehingga Anda mengetahui apa yang dimaksud orang lain ketika mereka menyebutkan istilah-istilah tersebut;
    2. membangun rasa percaya diri terhadap kemampuan Anda dalam menerapkan teknik berpikir kritis;
    3. menelaah dengan cermat pendapat, pandangan, dan argumentasi yang dikemukakan orang lain.
  • This book addresses the vital intersection of astronomy education and planetarium management within Islamic academic institutions. It synthesizes theoretical frameworks with practical insights, championing the integration of cosmic exploration and the Unity of Sciences philosophy. Through five structured chapters, it establishes foundational knowledge in astronomy and management, examines Southeast Asian planetarium models, and presents actionable strategies for institution-level planetarium development all while harmonizing global standards with cultural values.

    The work culminates in evidence-based recommendations to advance educational astronomy, serving as both an academic resource and practical guide for administrators and policymakers. By bridging scientific inquiry, faith-based education, and celestial wonder, this volume aims to inspire innovative approaches to cosmic learning. The authors extend profound gratitude to contributors, envisioning this work as a beacon for future integrations of science and spirituality under the planetarium dome.

  • Buku ini merupakan panduan bagi pendidik dan praktisi dalam mengembangkan pembelajaran bahasa asing berbasis digital di kelas inklusi di tingkat sekolah dasar. Dalam era teknologi yang semakin canggih, pemanfaatan media digital dalam proses pembelajaran tidak hanya menjadi keharusan, tetapi juga memberikan peluang besar untuk merangkul keberagaman kemampuan belajar di dalam kelas inklusi. Buku ini menyajikan konsep, metode, dan strategi yang inovatif dalam merancang kurikulum yang memadukan pengajaran bahasa asing dengan teknologi digital, sehingga dapat meningkatkan partisipasi dan pencapaian belajar bagi semua siswa. Pembelajaran bahasa asing di kelas inklusi memiliki tantangan unik, di mana setiap siswa membawa latar belakang dan kebutuhan belajar yang berbeda. Melalui buku ini, pembaca akan diajak untuk memahami dasar-dasar pendekatan inklusif dalam konteks pembelajaran bahasa asing. Dengan memanfaatkan teknologi digital seperti aplikasi interaktif, media pembelajaran visual, dan platform berbasis web, pendidik dapat menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan adaptif. Selain itu, buku ini juga memberikan panduan dalam merancang penilaian yang sensitif terhadap keberagaman kemampuan, sehingga setiap siswa dapat mengembangkan keterampilan bahasa mereka sesuai dengan potensi masing-masing. Panduan praktis yang disajikan dalam buku ini bukan hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mengangkat isu-isu sosial yang terkait dengan pembelajaran bahasa asing di kelas inklusi. Semoga buku ini memberikan wawasan baru dan inspirasi bagi para pendidik untuk merancang pembelajaran bahasa asing yang berdaya guna dalam era digital, sehingga setiap siswa dapat mengembangkan potensi penuh mereka dalam belajar bahasa dan bersiap menghadapi tantangan global.
  • Buku ini hadir sebagai respons terhadap tantangan global yang semakin meningkat dalam hal perubahan lingkungan dan dampaknya terhadap tata kelola internasional. Dalam beberapa dekade terakhir, perubahan lingkungan global (Global Environmental Change) telah menjadi salah satu isu utama dalam kajian Hubungan Internasional. Oleh karena itu, buku ini berupaya memberikan perspektif komprehensif mengenai bagaimana tata kelola lingkungan di era globalisasi dapat dihadapi dengan cara yang lebih inklusif dan berkelanjutan, terutama melalui lensa gender. Bab pertama buku ini membahas latar belakang kemunculan kajian Hubungan Internasional modern dan pergeserannya menuju isu-isu lingkungan global. Pendekatan ini bertujuan memahami tantangan yang dihadapi oleh sistem politik internasional dalam merespons krisis lingkungan global. Bab-bab selanjutnya menyajikan analisis mendalam tentang teori-teori tata kelola lingkungan, termasuk pendekatan normatif yang menempatkan keamanan lingkungan sebagai nilai global. Kami mengeksplorasi bagaimana kerjasama internasional dapat difasilitasi dalam mengatasi masalah lingkungan, seperti perubahan iklim dan polusi, serta bagaimana keamanan lingkungan mulai diakui sebagai bagian integral dari kebijakan keamanan internasional​​. Melalui perspektif gender, buku ini juga menyoroti peran perempuan dalam pelestarian lingkungan, yang sering kali diabaikan dalam diskusi-diskusi kebijakan publik. Bab khusus mengenai ekofeminisme menjelaskan bagaimana perempuan di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang, memainkan peran kunci dalam menjaga sumber daya alam dan mendorong keberlanjutan​.
  • Penulisan buku ini berangkat dari ketertarikan penulis mengingat banyaknya pihak yang skeptis terhadap efektivitas diplomasi perdamaian tersebut. Penulis mencoba menawarkan cara pandang yang berbeda dari kebanyakan khalayak dalam melihat diplomasi internasional. Apabila dihadapkan pada efektivitas diplomasi, kebanyakan orang pasti melihat hasil akhirnya (output); yaitu apakah diplomasi itu berhasil mencapai tujuan yang dikehendaki atau tidak. Apabila tujuan tercapai, maka diplomasi itu dikatakan berhasil. Sebaliknya, apabila tidak ada hasilnya, maka secara otomatis akan dicap gagal. Dalam konteks ini, penulis beranggapan bahwa diplomasi internasional tidak hanya tentang strategi, yakni bagaimana mencapai hasil yang diinginkan – dalam konteks perang Rusia-Ukraina adalah perdamaian kedua pihak – tetapi juga tentang proses, yakni bagaimana suatu negara konsisten menjalankan kebijakan luar negerinya berdasarkan prinsip tertentu. Karena itu, penulis beranggapan bahwa diplomasi Indonesia ke Ukraina dan Rusia dapat dikatakan berhasil dalam hal konsistensi Indonesia memainkan perannya sebagai ‘peacemaker’. Sebagai negara middle power, peran tersebut terbukti sudah cukup baik dijalankan oleh pemerintahan Jokowi.
Go to Top